Recommended Post Slide Out For Blogger
Tampilkan postingan dengan label Kuliah Informatika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliah Informatika. Tampilkan semua postingan

Contoh Program Sorting Menggunakan Exchange Sort pada C++

Contoh Program Sorting Menggunakan Exchange Sort pada C++ 

Source Code :

#include <iostream>
#include <conio.h>
int data[10],data2[10];
int n;
void tukar(int a,int b)
{
int t;
t = data[b];
data[b] = data[a];
data[a] = t;
}
void Input()
{
cout<<"Masukkan jumlah data = ";cin>>n;
cout<<"--------------------------------------"<<endl;
for(int i=0;i<n;i++)
{
cout<<"Masukkan data ke-"<<(i+1)<<" = ";cin>>data[i];
data2[i] = data[i];
}
cout<<endl;
}
void Tampil()
{
for(int i=0;i<n;i++)
{
cout<<data[i]<<" ";}
cout<<endl;
}
void exchange_sort()
{
for (int i=0; i<n-1; i++)
{
for(int j = (i+1); j<n; j++)
{
if (data [i] > data[j]) tukar(i,j);
}
Tampil();
}
cout<<endl;
}
main()
{
cout<<"*-------------------------------------*"<<endl;
cout<<"*           Exchange Sort             *"<<endl;
cout<<"*-------------------------------------*"<<endl;
Input();
cout<<"Proses Exchange Sort,,,,,,,"<<endl;
cout<<"-------------------------------------"<<endl;
Tampil();
exchange_sort();

getch();}

Tampilan Hasil :
http://aina-tunk.blogspot.com/

Perlu diperhatikan, untuk membuat aplikasi diatas saya menggunakan aplikasi Borland C++.
Selamat Mencoba !!!

Contoh Program Sorting Menggunakan Bubble Sort pada C++

Contoh Program Sorting Menggunakan Bubble Sort pada C++ , berikut Source Codenya :

#include <iostream>
#include <conio.h>

int data[10],data2[10];
int n;
void tukar(int a,int b)
{
int t;
t = data[b];
data[b] = data[a];
data[a] = t;
}
void Input()
{
cout<<"Masukkan jumlah data = ";cin>>n;
cout<<"--------------------------------------"<<endl;
for(int i=0;i<n;i++)
{
cout<<"Masukkan data ke-"<<(i+1)<<" = ";cin>>data[i];
data2[i] = data[i];
}
cout<<endl;
}
void Tampil()
{
for(int i=0;i<n;i++)
{
cout<<data[i]<<" ";
}
cout<<endl;
}void bubble_sort()
{
for(int i=1;i<n;i++)
{
for(int j=n-1;j>=i;j--)
{
if(data[j]<data[j-1]) tukar(j,j-1);
}
Tampil();
}
cout<<endl;
}
main()
{
cout<<"*-------------------------------------*"<<endl;
cout<<"* Selamat datang di aplikasi *"<<endl;
cout<<"* Bubble Sort *"<<endl;
cout<<"*-------------------------------------*"<<endl;
Input();
cout<<"Proses Bubble Sort,,,,,,,"<<endl;
cout<<"-------------------------------------"<<endl;
Tampil();
bubble_sort();
cout<<"-------------------------------------"<<endl;
cout<<" TERIMA KASIH "<<endl;
cout<<"-------------------------------------"<<endl;

getch();}

Tampilan Hasil :
http://aina-tunk.blogspot.com/

Sekian dari saya dan Selamat Mencoba


Jenis Jaringan Komputer berdasarkan Arsitektur

Jenis Jaringan Komputer berdasarkan Arsitektur

Berdasarkan arsitekturnya jaringan komputer dapat digolongkan menjadi 3 bentuk:
- Jaringan Peer-to-peer
- Jaringan Client/Server
- Jaringan Hybrid

Jaringan Peer-to-Peer

Jaringan Peer-to-peer merupakan sebuah jaringan workgroup, dimana setiap komputer dapat berfungsi sebagai client dan server sekaligus.

Dalam jaringan P2P, dua atau lebih komputer telah terhubung melalui suatu jaringan dan dapat berbagi sumber daya (seperti printer dan file) tanpa memiliki server yang berdiri sendiri.
Peer-to-Peer

Jaringan Client/Server

Dalam model client/server, perangkat yang meminta informasi disebut dengan client sedangkan  perangkat yang menanggapi terhadap permintaan client tersebut disebut dengan server.

Proses client/server dipertimbangkan sebagai lapisan aplikasi. Client memulai pertukaran dengan melakukan permintaan data dari server, yang kemudian menanggapi permintaan dengan mengirimkan satu atau lebih aliran-aliran data ke client.
Server Download

Server Upload

Jaringan Hybrid

Jaringan komputer Hybrid menggunakan standar komunikasi yang berbeda secara bersamaan, seperti Ethernet dan WiFi. jaringan ini menggunakan router khusus, switch, hub untuk menghubungkan komputer serta perangkat peripheral.

Jaringan Hybrid Menggabungkan keuntungan antara jaringan client/server dan jaringan P2P (peer-to-peer).
User dapat mengakses seluruh sumber daya yang di bagikan oleh jaringan peer-to-peer, dan dalam waktu yang bersamaan dapat menggunakan sumber daya yang disediakan oleh server
Jaringan Hybrid

Jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Skala

Jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Skala

Secara umum berdasarkan skalanya jaringan komputer dapat dibagi menjadi 4 klasifikasi, yaitu :
- Local Area Network(LAN)
- Metropolitan Area Network (MAN)
- Wide Area Network (WAN)
- Internetwork (internet)

LAN (Local Area Network)

LAN (Local Area Network) adalah jaringan berskala relatif kecil dan dibatasi oleh batasan geografis tertentu, misalnya seperti sebuah perkantoran di sebuah gedung, atau sekolah dan biasanya tidak jauh dari sekitar 1 km2

Contoh gambar konfigurasi LAN
JAringan LAN

Metropolitan Area Network (MAN)

MAN adalah jaringan yang berskala lebih besar dari LAN tapi masih dalam satu kota, sebagai contoh jaringan Depdiknas dengan sebuah kantor sekolah dimana beberapa sekolah masih di dalam sebuah kota besar atau masih dalam satu kabupaten dihubungkan antara satu dengan lainnya.

Contoh gambar konfigurasi Man
 Jaringan MAN
Wide Area Network

Wide Area Network adalah jaringan yang lingkupnya mencapai area geografis yang luas dimana hal ini biasanya sudah menggunakan sarana satelit ataupun kabel  bawah laut sebagai  contoh keseluruhan jaringan suatu Bank yang ada di Indonesia ataupun yang ada di Negara-negara lain menggunakan sarana WAN untuk saling terhubung, biasanya WAN agak rumit dan sangat kompleks, menggunakan banyak sarana untuk menghubungkan antara LAN dan WAN ke dalam komunikasi global seperti Internet.

Contoh konfigurasi WAN
Jaringan WAN

Internetwork (Internet)

Internetwork (Internet) adalah Sekumpulan jaringan berbeda (LAN, WAN, atau keduanya) yang saling terkoneksi si seluruh dunia menjadi suatu jaringan yang sangat luas.

Contoh gambar  konfigurasi Internet :
Jaringan Internet


Jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Koneksi (Keterhubungan)

Jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Koneksi (Keterhubungan)

Berdasarkan koneksinya jaringan komputer dapat dibedakan menjadi dua jenis koneksi yang digunakan secara luas dalam mengirmkan data :
- Point-to-point links
- Broaddcast Links

Point-to-point links

Point-to-point links adalah bentuk dari koneksi dimana umumnya mengacu ke koneksi yang dibatasi untuk 2 endpoints.

Pengirim point-to-point dengan satu pengirim dan satu penerima kadang disebut juga sebagai Unicasting (unicast). Atau dapat juga dijelaskandalam jaringan komputer, transmisi unicast adalah pengiriman pesan ke satu jaringan host di jaringan switching paket.

Contoh :
point-to-point links

Broadcast Links 

Broadcast Links adalah bentuk dari koneksi yang memiliki satu kanal komunikasi yang di bagi oleh semua peralatan dalam jaringan.

Beberapa sistem broadcast juga mendukung untuk melakukan sebuah teknik dimana sebuah data dikirimkan melalui jaringan ke sekumpulan komputer yang tergabung ke dalam sebuah grub tertentu yang disebut Multicasting (multicast), sedangkan group yang dituju disebut dengan multicast group

Contoh :
Broadcast links

Sekian postingan dari saya, semoga bermanfaat.

Cara Memasang Gambar Pada HTML

Pada HTML, Gambar didefinisikan dengan tag <img>, tag ini hanya berisi atribut. atribut yang terdapat pada tag <img> antara lain : src, align, height, width dan alt.

Berikut Sintaks untuk mendefinisikan gambar :
<img src="koala.jpg" align="left" width="120px" 
height="px" alt="gambar koala" >

Keterangan atribut :
- src (letak file gambar)
- align (perataan gambar)
- width (lebar gambar dalam persen atau pixel)
- height (tinggi gambar dalam persen atau pixel)
- alt (keterangan gambar)

Contoh :
<html>
<head> <title> GAMBAR </title>
</head>
<body>
<img src="koala.jpg" align="left" width="120px"
height="100px" alt="gambar koala" >
</body>
</html>

Hasil :
Demikian postingan dari saya, selamat mencoba..!!

Apa itu HTML?

HTML singkatan dari Hyper Text Markup Language yang merupakan bahasa untuk mendeskripsikan halaman web, HTML bukan bahasa pemrograman melainkan bahasa markup, bahasa markup sendiri adalah seperangkat tag markup, HTML menggunakan tag markup untuk menjelaskan halaman web

Tag HTML
Tag markup HTML biasanya disebut dengan tag HTML

Tag HTML adalah kata kunci yang diapit oleh tanda kurung seperti <html> Tag HTML biasanya berpasangan seperti <b> dan </b>. Tag pertama biasanya disebut tag pembuka dan pasangannya tentu saja tag penutup.

Dokumen HTML = Halaman Web
Dokumen HTML menjelaskan halaman web
Dokumen HTML berisi tag HTML dan teks biasa
Dokumen HTML juga disebut halaman web

Kegunaan dari web browser seperti Google Chrome, Internet Explorer dan Firefox adalah untuk membaca dokumen HTML dan menampilkannya sebagai halaman web. Browser tidak menampilkan tag HTML, tetapi menggunakan tag untuk menafsirkan isi dari halaman tersebut.

Cara Menulis HTML
HTML dapat ditulis dan di edit menggunakan berbagai macam editor yang berbeda-beda seperti Dreamweaver, Visual Studio, Komodo Edit, Notepad++, dll.

Saat menyimpan file HTML, kita bisa menggunakan ekstensi file .htm atau .html.

Contoh kode html :
<html>
<body>
<h1>Heading Satu</h1>
<p>Paragraf Pertamaku</p>
</body>
</html>

Hasil :
contoh HTML

Keterangan :
- Teks di antara <html> dan </html> menjelaskan halaman web
- Teks di antara <body> dan </body> merupakan isi halaman yang terlihat
- Teks di antara <h1> dan </h1> ditampilkan sebagai judul
- Teks di antara <p> dan </p> ditampilkan sebagai sebuah paragraph

sekian dari saya, semoga bermanfaat dan selamat mencoba

Operasi Dasar Pengolahan Citra - Operasi Aritmatika

Operasi Aritmatika - Dalam Pengolahan Citra Digital terdapat beberapa Operasi Dasar, pada postingan kali ini saya akan berbagi tentang Operasi Aritmatika. Karena Citra digital merupakan matriks, maka operasi-operasi aritmatika matriks juga berlaku pada citra tersebut.

Berikut macam Operasi matriks :

1. Penjumlahan Citra

Penjumlahan citra merupakan operasi dengan cara menjumlahkan dua matriks yang berukuran sama. Secara umum, persamaannya adalah sebagai berikut :
C(x,y) = A(x,y) + B(x,y)
C adalah citra baru yang intensitas tiap pikselnya adalah jumlah dari intensitas tiap piksel pada matriks A dan matriks B.
Source code :
A = double(imread('cameraman.tif'));
B = double(imread('rice.png'));
[r1 c1]   = size(A);
[r2 c2] = size(B);
if (r1 == r2) && (c1 == c2)
    for x = 1 : r1
        for y = 1 : c1
            C(x,y) = A(x,y) + B(x,y);
        end
    end
end
C = clipping(C);
figure, imshow(uint8(C));

Hasil Penjumlahan dua Citra :
Operasi Penjumlahan 2 citra
Perlu diingat bahwa syarat penjumlahan dua buah matriks adalah ukuran kedua matriks harus sama. Jika hasil penjumlahan intensitas lebih besar dari 255, maka intensitasnya dibulatkan ke 255.

2. Pengurangan Citra

Pengurangan Citra merupakan operasi dengan cara saling mengurangkan dua matriks yang berukuran sama. Secara umum, persamaannya adalah sebagai berikut :
C(x,y) = A(x,y) - B(x,y)
C adalah citra baru yang intensitas tiap pikselnya adalah selisih dari intensitas tiap piksel pada matriks A dan matriks B.

Source code :
A = double(imread('cameraman.tif'));
B = double(imread('rice.png'));
[r1 c1]   = size(A);
[r2 c2] = size(B);
if (r1 == r2) && (c1 == c2)
    for x = 1 : r1
        for y = 1 : c1
            C(x,y) = A(x,y) - B(x,y);
        end
    end
end
C = clipping(C);
figure, imshow(uint8(C));

Hasil Pengurangan 2 citra :
Pengurangan 2 citra

3. Perkalian Citra

Perkalian citra A dengan scalar c akan menghasilkan citra baru B yang intensitasnya lebih terang dari semula. Kenaikan intensitas setiap piksel sebanding dengan c. Operasi perkalian citra dengan scalar digunakan untuk kalibrasi kecerahan.
B(x,y) = A(x,y) * c
Source code :
A = double(imread('cameraman.tif'));
[r c]   = size(A);
    for x = 1 : r
        for y = 1 : c
            B(x,y) = A(x,y) .* 2;
        end
    end
B = clipping(B);
figure, imshow(uint8(B));

Hasil Perkalian :
Operasi Perkalian Citra

4. Pembagian Citra

Pembagian citra A dengan scalar c akan menghasilkan citra baru B yang intensitasnya lebih gelap dari semula. Penurunan intensitas setiap piksel berbanding terbalik dengan c. Operasi pembagian citra dengan scalar digunakan untuk normalisasi kecerahan.
B(x,y) = A(x,y) / c
Source code :
A = double(imread('cameraman.tif'));
[r c]   = size(A);
    for x = 1 : r
        for y = 1 : c
            B(x,y) = A(x,y) ./ 2;
        end
    end
B = clipping(B);
figure, imshow(uint8(B));
Hasil Pembagian :
Operasi Pembagian Citra
Sumber : Perkuliahan

Operasi Dasar Pengolahan Citra - Operasi Titik

Operasi Titik - Dalam Pengolahan Citra Digital terdapat beberapa Operasi Dasar, Operasi tersebut pada dasarnya adalah memanipulasi elemen-elemen matriks. pada postingan kali ini saya akan membahas tentang Operasi Titik.

Pada Operasi titik terdapat 2 jenis Operasi :
1. Operasi Negatif
Operasi negatif bertujuan untuk mendapatkan citra negatif dengan cara mengurangi nilai intensitas piksel dari nilai keabuan maksimum. Secara umum persamaannya adalah sebagai berikut :
f(x,y)’ = 255 – f(x,y)
Berikut Source code :
F = imread('cameraman.tif');
[r c]   = size(F); 
for x = 1 : r
    for y = 1 : c
        G(x,y) = 255 - F(x,y);
    end
end
figure, imshow(F);
figure, imshow(G);

Hasil Operasi Negatif

Hasil Operasi Negatif

2. Operasi Clipping
Operasi clipping adalah operasi pemotongan jika nilai intensitas piksel hasil suatu operasi pengolahan citra terletak di bawah nilai intensitas minimum atau di atas nilai intensitas maksimum. Secara umum persamaannya adalah sebagai berikut :
Operasi Clipping
Berikut Source code :
function J = clipping(I) 
for x = 1 : size(I,1)
    for y = 1 : size(I,2)
        if I(x,y) > 255
            J(x,y) = 255;
        elseif I(x,y) < 0
            J(x,y) = 0;
        else
            J(x,y) = I(x,y);
        end     
    end
end

Sekian dari saya semoga bermanfaat 

Apa itu Sistem Informasi??

Sebelum mengetahui apa itu Sistem Informasi, saya akan sedikit menjabarkan pengertian dari masing-masing kata. berikut penjabarannya :

Pengertian Sistem :
Sistem adalah sekumpulan unsur / elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan.

Pengertian Informasi :
Informasi menurut Menurut Raymond Mc.Leod merupakan data yang telah diolah menjadi bentuk yang memiliki arti bagi si penerima dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat ini atau mendatang .

jadi dapat disimpulkan bahwa Sistem informasi adalah suatu sistem yang mendukung fungsi operasi organisasi dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan informasi yang diperlukan untuk pengambilan keputusan
Sistem Informasi, informasi, sistem

Adapun Contoh Sistem Informasi

Sistem Informasi Pariwisata :
sistem informasi pariwisata merupakan sistem yang memberikan informasi mengenai suatu obyek wisata , kawasan wisata atau wahana yang berada di dalam obyek wisata/kawasan wisata tersebut.

Sistem Informasi Kesehatan :
sistem informasi kesehatan merupakan sistem pengolahan data dan informasi kesehatan yang digunakan untuk mendukung manajemen kesehatan dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat

Sistem Informasi Geografis :
Sistem informasi geografis merupakan sistem informasi yang didasarkan pada kerja komputer yang memasukkan, mengelola, memanipulasi dan menganalisa data serta memberi uraian.

Demikian postingan dari saya, semoga bermanfaat :)

Download Materi Probabilitas dan Statistik

Pada posting kali ini saya ingin berbagi materi Probabilitas dan Statistik, materi ini saya dapat dari perkuliahan. berikut daftar isinya

- Probabilitas dan statistik
- Contoh Peluang Bersyarat
- Variabel acak Diskret

Link Download : Probabilitas dan statistik

demikian posting dari saya , semoga bermanfaat :

Apa itu Sistem Operasi?



   A.    Pengertian
Pengertian sistem operasi ialah sistem yang mengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) ke pemakai sehingga memudahkan penggunaan serta pemanfaatan sumber-daya sistem komputer.

   B.     Fungsi Sistem Operasi
·        Untuk mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna.
·  Sebagai program pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan komputer yang tidak perlu.
·        Untuk menghindari konflik yang terjadi pada saat pengguna menggunakan sumber-daya yang sama, sistem operasi mengatur pengguna mana yang dapat mengakses suatu sumber-daya (resource allocator).
·         Sebagai interface antara pengguna dengan komputer.
·         Untuk mempermudah dalam mengoperasikan komputer

Contoh Program C++ Queue

Queue merupakan kumpulan data dengan penambahan data hanya melalui satu sisi, yaitu belakang (tail) dan penghapusan data hanya melalui sisi depan (head). Berbeda dengan stack yang bersifat LIFO maka queue bersifat FIFO(First In First Out), yaitu data yang pertama masuk akan keluar terlebih dahulu dan data yang terakhir masuk akan keluar terakhir.
Ilustrasi Queue


Berikut ini adalah contoh Program C++ Queue

Contoh Pembuatan ERD


EER (Enhanced Entity Relationship) Diagram:

Pengertian Populasi, Sampel, Teknik Penarikan Sampel (Sampling), dan Tipe-Tipe Sampling

1. Pengertian Populasi
Populasi adalah sekelompok orang, kejadian, atau benda, yang dijadikan obyek penelitian. Jika yang ingin diteliti adalah sikap konsumen terhadap satu produk tertentu, maka populasinya adalah seluruh konsumen produk tersebut.


2. Pengertian Sampel
Sampel merupakan bagian dari populasi yang ingin diteliti, dipandang sebagai suatu pendugaan terhadap populasi, namun bukan populasi itu sendiri. Sampel dianggap sebagai perwakilan dari populasi yang hasilnya mewakili keseluruhan gejala yang diamati.

Variabel penelitian dan Skala Pengukuran

- Definisi Variabel Penelitian
variabel penelitian adalah : Suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, obyek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya.


- Jenis-Jenis Variabel Dan Contohnya
1. Variabel Bebas adalah variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel Dependen (terikat). Dinamakan sebagai Variabel Bebas karena bebas dalam mempengaruhi variabel lain.
Contoh : “Pengaruh Therapi Musik terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan”
Therapi Musik termasuk variabel bebas

Pengertian Hipotesis, Fungsi Hipotesis serta Pengujian Hipotesa

1. Pengertian Hipotesis
Secara harfiah hipotesis berasal dari bahasa Yunani, yaitu dari kata hupo dan thesis. Hupo berarti sementara, atau kurang kebenarannya atau masih lemah kebenarannya. Sedangkan thesis berarti pernyataan atau teori, Jadi Hipotesis adalah rumusan jawaban atau kesimpulan sementara/masih bersifat praduga yang harus diuji dengan data yang terkumpul melalui kegiatan penelitian.

2. Fungsi Hipotesis
Fungsi penting hipotesis di dalam penelitian, yaitu:
1. Untuk menguji kebenaran teori,
2. Mendorong munculnya teori,
3. Menerangkan fenomena sosial,

Rumusan Masalah atau Cara Menemukan Permasalahan

--> Bagaimana menemukan permasalahan
Ada 2 cara menemukan permasalahan yaitu Cara Formal dan Informal.

a. Cara-cara Formal Penemuan Permasalahan
Cara-cara formal (menurut metodologi penelitian) dalam rangka menemukan permasalahan dapat dilakukan dengan alternatif-alternatif berikut ini:

Teori Pendekatan Deduktif dan Pendekatan Induktif

Pendekatan Deduktif merupakan prosedur yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus.

Metode ini diawali dari pembentukan teori, hipotesis, definisi operasional, instrumen dan operasionalisasi. Dengan kata lain, untuk memahami suatu gejala terlebih dahulu harus memiliki konsep dan teori tentang gejala tersebut dan selanjutnya dilakukan penelitian di lapangan. Dengan demikian konteks pendekatan deduktif tersebut, konsep dan teori merupakan kata kunci untuk memahami suatu gejala.
Program Single Linked List non Circular dengan Head dan Tail pada C++

Program Single Linked List non Circular dengan Head dan Tail pada C++

Program Single Linked List non Circular dengan Head dan Tail pada C++

#include <iostream>
#include <conio>
struct TNode
{
int data;
TNode *next;
};
TNode *head, *tail;
void init(){
head = NULL;
tail = NULL;
}
int isEmpty(){
if(tail == NULL) return 1;
else return 0;
}
void insertDepan(int databaru){
  TNode *baru;
  baru = new TNode;
  baru->data = databaru;
  baru->next = NULL;
  if(isEmpty()==1){
head=tail=baru;
tail->next=NULL;
}